Hatiku Padamu, Mo

[meluap sudah seluruh emosiku
punggung pun terasa membeku
merinding seluruh bulukudu
berdebar debar jantungku
ketika ku ingat dirimu...
dia dan dirimu
ketika masih dengaku
ketika dia memboncengmu
katamu memang"tak ada sesuatu.."
tapi ku tau dia tidak merasa begitu..
dan aku merasa cemburu...

dan sekarang terasa berlipat seribu
ketika dia sekarang benar2 denganmu
apa hal semacam ini pernah terbesit dalam fikiranmu??
apa kau pernah merasa "sakit" seperti ini dalam hatimu??
mungkin ini pertanyaan yang salah dariku untukmu
karena aku telah menyakitimu lebih dari itu...]

semua fikiran tersebut muncul begitu saja saat aku merenung di pinggir jalan...
yang pada hari itu aku melihatnya pulang bersama dia, padahal saja,
kemarin aku merasa...yaa lebih baik...bahkan indah...
aku sedikit demi sedikit menjalin telekomunikasi lagi dengannya, yang pastinya terasa sangat......
dengan pertimbangan dari suara 1 informan = mereka sudah tidak (meyakinkan)
                   2 informan = mereka masih       (terlihat mencurigakan)
hmmmm...di pagi hari sebelumnya aku bertemu saat dia akan masuk GI dan aku masih menenteng motor ke parkiran, lalu di depan kelasnya saat dia mau masuk dan dia melihatku..
begitu saja sudah sangat berarti bagiku, lalu saat aku mengejar pertanyaan hingga keluar kelas dia ada disana saat akan turun lewat tangga...indahlah seluruh dunia...
hingga chat saat tdk sengaja sama2 online...hmmm

namun hari ini berbeda,membuat pola pikirku berbeda pula...
" aku telah melakukan kesalahan dengan kekasih orang?? "
" apa semua itu hanya harapan semu?? "
" apa memang aku yang berlebihan menanggapi semua itu?? "

tiba tiba hujan rintik turun saat aku sedang dalam perjalanan
seolah olah hujan tersebut dikirimkan padaku, untukku...
seolah olah untuk menyampaikan helaian NYA pada umatnya yang berhati lemah ini...
seolah olah mengingatkan ku bahwa bukan hanya itu saja kenanganku bersama nya...saat hujan menerpa, saat2 bahagia nnya, saat hujan airmata karena bahagianya...
namun hujan ini, tak sepatah katapun ia lontarkan padaku...
hanya sebuah rasa "...." yang hujan sampaikan padaku...dan aku berharap pula padamu...B2P


Category: 2 comments

semangaaaat \m/

Percaya nggak sih sama mimpi? Mimpi yang bener-bener dirangkai sendiri, bukan mimpi dikejar-kejar jupe. Rasanya baru kemaren lulus SD trus aku punya mimpi jadi anak SMA yang gahoels. Dan sekarang, detik ini, aku udah SMA, walaupun tidak tinggi dan tidak gahoels.

Kalo masalah ketemu kenal dekat sama, sebut saja Brin, ya emang Brin namanya --", tidak ada sih di daftar mimpi masa kanak-kanak. Waktu kecil aku trauma liat cowok SMA, gara-gara pacarnya mbak. Dateng bawa mobil, trus ngajak pergi aku sama mbak ke toko donat, eh aku dicuekin ditinggal ngobrol sendiri. Brin mah beda. Dia bukan cowok SMA. Maksudku... aku kenal dia si SMP. Jadi sepertinya, aku selalu nganggap dia anak SMP, sama kayak aku meskipun kenyataannya aku sudah punya ktp, sudah ngurus e-ktp yang pake disuruh melotot-melotot segala trus matanya dipoto entah untuk apa. illuminati. jadi inget Dra. Sri Isminarti. *sungkem

Kemaren, setelah berdiskusi lama.... ternyata kami bolehnya pacaran kalo kuliah. Jadi ya begitu deh. Sedih. Tapi yaaa... ada benernya juga. Kami jadi temenan, entah bagaimana menginterpretasikan istilah tersebut. Berteman. Yah, tidak jadian. Tau deh tau apa yang sedang kami rasakan, tapi namanya juga orang tua biasanya apa yang mereka ucapkan, sarankan, wajib-militer-kan itu untuk kebaikan kita.

Jadi kami memutuskan untuk berusaha sekolah yang bener. Aku? Sekolah yang bener? Bener sih bener, tapi buat jadi seorang yang menonjol di sekolah ikut olimpiade, maju bawa piala, aktif organisasi ini itu, jauh dari kata besok-gue-gitu. Sekolah yang bener dalam artianku: enggak sering bolos, enggak sering njiplak pr temen, mengurangi intensitas nanya ke temen pas ulangan, sering les, sering buka serwe (buka aja plis), belajar buat ujian, kuliah setidaknya masuk ke target minimal aku, kerja. Dan kami memutuskan untuk berkomitmen untuk saling mendukung buat sekolah yang bener, kuliah, kerja. Semoga kami bisa bareng terus selama-lama-lama-lama-lama-lama-lama-lama-lama-lamaaaaaaanyaaaaaa dan mimpi yang kami susun sedikit demi sedikit kayak nyusun puzzle bisa terealisasikan di beberapa tahun kedepan. Semangat \m/
Category: 0 comments