yang terjadi setelah 13 hari itu

13 hari ulangan semester 1 yang sangat indah itu udah bikin muka aku banyak coretan dan stipoan kayak kertas buram ujian yang dikasih cap sekolah di ujungnya. Setelah itu, sekolah aku yang biasanya penuh dengan lalu-lalang guru dan murid rapi yang jalan sambil pikirannya ke buku serway, sekarang jadi sekolah yang nggak punya jadwal masuk tetap. Mau masuk jam berapa aja kek pake kaos ama celana gombrang olah raga yang lebih mirip karung buat balapan boleh. Sekolah aku ngadain semacam lomba olahraga, ajang unjuk talenta bagi para siswa bertubuh atletis, six pack, lincah, dan elastis serta siswi berbadan kekar, garang, sangar (kata cindy kayak tukang parkir) dan terkadang lesbi (kata karina). Kelas aku yang ceweknya pada cakep2, bertubuh mungil, imut2, dan lemah gemulai lebih layak buat jadi girl band ala-ala ceribel daripada main jegal dan seruduk di lapangan futsal.

Sejauh ini dari kelas gueh, tim futsal cewek kalah, disebabkan oleh faktor kami lebih terbiasa tidur siang daripada panas2 rebutan bola gak penting. Voli menang, faktor kami punya atlet voli peringkat dunia dengan serve yang apik. Sepak bola kami diatas awan, kami punya striker andalan dengan otak encer dan berpikir cepat karena terbiasa mengerjakan soal trigonometri dan vektor. Yang lain entahlah, aku sih tidak berkontribusi banyak, cuma teriak2 dipinggir, lebih banyak dibekap soalnya bikin gangguan telinga orang lain.

oh iya tadi kabur dari peradaban bersama cindy, tadinya mau nonton "Ayah Mengapa Aku Berbeda?" yang jam 10, tapi nggak ada. Jadi kami berdua, seperti lesbi, seperti mama dan anak sematawayangnya, ke food court mall sebelahnya. Pertama2 duduk, lalu berpikir lama, lalu sesi curhat dan interogasi, lalu pesan pempek dan sup. Makan.

Setelah itu masih harus menunggu 10 orang yang nonton kalo mau diputerin yang jam segitu. Rasanya kayak lagi main film laskar pelangi harus nunggu 10 murid supaya sekolah bisa tetap dibuka. Kami bersemangat banget, soalnya mau nonton naga lyla. Indra Sinaga yang ganteng itu hahahahaa.. Pada saat menunggu, kebetulan sekali, tiba2 terdengar lagu lyla.. argh ya ampun aku jadi lylaku banget gini. yang judulnya mantan kekasihku, lagu lama, tapi aku baru tau ada versi akustiknya. Pasti ganteng banget naga waaaahhh

Filmnya sedih banget gitu, rasanya yang protagonis terkesan kasiaaaaan banget, dan yang antagonis terkesan jahaaaaat banget. Padahal sejauh aku sampe umur segini belum nemu orang yang jahatnya kebangetan sampe gak ada baik2nya. Harusnya sih nangis waktu nonton nih film, sedih banget, tapi yang ada aku sama cindy ketawa2 bahagia tiap naga lyla muncul.

Sekian terimakasih.
Category: 0 comments