Membuka Lembaran Baru

Judul diatas itu salah satu kata-katanya si selvi, setelah dia menceritakan semuanya yang terpendam begitu lama. Bukan. Kami bukan lesbian. Kami sebelumnya terlibat cinta segitiga. Haha konyol. Jadi inget vc sherina yang pergilah kau. Ah tidak, aku tidak se pathetic itu bakal main piano pake dress item dan mimik ngarep cowoknya batalin nikahan dia sama cewe lain. Aku sudah, mengikhlaskan selvi bercerita tentang ya misalnya dia kepikiran brian melulu sepanjang hari dan gak konsen pelajaran gara2 dia gak bales sms brian semalem tentang status2 fesbuk gitu. Ya sudah, aku gak ngerti mau komen apa, tapi ngomong2 soal sms semalem, inbox aku isinya rencana malming...

Ntar aku mau jalan2 sama cindy, asep, angga, tina, dkkc (dankawankawancurhat) ke tempat rame-rame gitu. Ya secara, aku nggak pernah jalan2 di kediri muter2 padahal udah 16 tahun habitatnya disini. Sepanjang jalan nanti sudah bisa dipastikan septa bakal curhat sambil teriak2 kayak semalem dijalan. Seffin akan menggandeng angga sepanjang jalan. dan diriku maho dengan tina yang selingkuh sama hapenya sendiri. awkwkwkwkw.

Oh iya semalem itu ada acara di brawijaya, sebenernya tidak wajib tapi orang galau seperti aku butuh sesuatu yg bisa mengalihkan dunia suram itu. Haha. Akhirnya aku memaksa cindy untuk ikut. Bagaimanapun menyebalkannya itu anak, tetep bikin kangen. (gengsi ah bilangnya) Trus, aku nebeng anggi, tetangga rumah + temen sekelas yang mampus nyetir motornya bikin kaki ngayang. Parkir di rumah tina, dan liat adiknya, indi pacaran sama bisma, nelongso melihat orang pacaran. Segera mencari tembok, lalu pacaran sama tembok. Lalu ngintil di belakang cindy septa yang jalan cepat berdua di depan aku.

Sampe disana bingung mau kemana, bertemu pak tohir, pak heri, bu is, bu herlin malah disuruh pulang. MasyaAllah. Akhirnya kami ikut septa nonton sebentar bertemu dengan jojo, prilly, toyib, fernanda, adit, vick. Galo, akhirnya makan nasi goreng di depan bank jatim.

Sumpah yaaa, dari kelas aku XI IPA 2 sebanyak 32 anak, yang ada disitu cuma anak 4.
Let me tell you about my fresh-from-the-oven class. (opo sih)
Para wanita kebanyakan berkerudung dan tidak bersuara. Mungkin tidur, mungkin tercengang lihat kecantikanku, mungkin pingsan dikentutin arjak. Dipojok kiri deket jendela biasanya berkumpul para artis ibukota, anak2 melek musik yang kerjaannya gitaran dan laptopan. Di tengah belakang, para laki2 cerdas semacam arsyad, arjak, haris dan sebangsanya. Dan aku terombang ambing duduk di sebelah siapa. Kemaren sama selvi, sekarang sama amal, pokoknya nggak pengen sama arjak, musuh. Sebagai warga kelas yang tak punya spesifikasi keahlian, dan kelas ekonomi rendah, aku ya nurut2 aja terombang ambing tak jelas. Suraaaamm

Sekian. Matur sembah nuwun. Mau berkumpul bersama teman2, sedang tidak butuh pacar. Maaf ya, antrian ditutup. *daydreaming*