hoahmm krucuk

*huuaahhmmmm..*
pondok romadhon itu sangat membosankan. Walaupun sudah dihadiri oleh mbak mbak dan mas mas dari ponpes yg quite famous gitu tetep aja memberikan efek ngantuk. Well, padahal harusnya aku menikmati acara pondokan ini dengan semangat yang bergelora, soalnya taun depan udah nggak ikut acara beginian di sekolah hijauku ini.

Well, selesainya aku nggak boleh langsung pulang seperti anak-anak kelas lainnya yang sudah menyusun rencana buat berngiler-ngiler ria dirumah. Yah, apalagi yg bisa mengurangi waktu istirahatmu di usia-usia belasan tahun selain masalah kerjaan sekolah yg melesat begitu saja ke hidupmu. Anj! Betapa bahagianya jadi orang dewasa lebih cepat karena kita bisa semaunya mengolor-olor jam perjanjian dengan anak-anak kecil. Itulah yg aku tangkap dari pikiran dan tindakan seorang guru TIK yg magang dan ngasih jam tambahan diluar jam sekolah. Dan apa yg diperbuatnya itu membuat pahala puasaku berkurang karena telah memaki-makinya dalam hati. Aku capek tauk. Pengen bobok. Pengen leyeh-leyeh. Enak banget tu guru sebelomnya nggak harus mendengarkan ceramah yg nggak jelas artikulasinya selama 5 jam!

*hoahhmm*
karena hal itu juga aku harus bolos les dan terpontang-panting naik-turun tanggan buat packing di rumah. Yup, hari ini aku harus berangkat ke malang. dengan sangat amat nggak niat sekali kuadrat.

*krucukkk*
dan baru kali ini juga kami dirumah nggak ada jadwal menu buka buat hari ini. semakin nggak niat aja. entahlah nanti mungkin aku hanya buka dengan air minum kemasan yg mereka sebut akua dan roti-roti kaleng yg biasanya buat aku munek-munek setelah menghabiskan 5 buah.